Mantra dan Cara Mengamalkan Pelet Puter Giling yang Benar

Ilmu puter giling harus digunakan dengan baik dan sebagaimana mestinya. Bila cara mengamalkan pelet puter giling digunakan dengan niat buruk, maka resiko milik Anda sendiri.
Untuk mengamalkan pelet puter giling, ada mantra yang biasa digunakan dalam memperkuat tujuannya.

pelet puter giling

Mantra Puter Giling

Keseriusan mengamalkan mantra puter giling akan membuat target kembali tanpa diminta.
Berikut mantra puter giling kejawen untuk mengembalikan pasangan atau keluarga yang pergi:

Bismillahirrahmanirrahiim
Asyhadu alla ilaha illallah
Jangkar bumi, kemoro bumi
Puter bumi, mugo den jangkung
Syeh Qodir Jaelani kang sumare
Ing tanah jowo
Sun puter sukmane si … (nama yang dituju)
Welas asih, asih saking kersane Gusti Allah

Mantra tersebut biasanya dibaca sebanyak 3 kali setiap akan bertemu target. Kemudian sebanyak 300 kali setiap menjelang tidur dan ketika hendak keluar rumah.

Maka alangkah lebih baik jika mantra tersebut digunakan tanpa merugikan orang lain maupun diri sendiri. Sehingga perlu dipertimbangkan dengan baik dan dengan kepala dingin sebelum mengamalkan.

Cara kerja puter giling dengan mengontak batin orang yang dituju dalam mantra agar mau kembali dan menetap. Termasuk menumbuhkan rasa simpati dan menautkan hatinya secara mendalam agar berserah diri.

Manfaatnya yang besar dapat memutar balikkan perasaan cinta atau bahkan mengembalikannya. Selain pengasihan, pemilik ilmu pelet puter giling juga memiliki banyak manfaat lain seputar asmara.

Amalan tersebut memang dapat dimanfaatkan untuk jarak jauh, tapi mungkin hasilnya tidak akan maksimal.

Namun untuk mendapatkan itu semua, mengamalkan pelet puter giling harus dilakukan dengan benar supaya aman.

Cara Mengamalkan Pelet Puter Giling dengan Benar

Sebagai langkah awal, pengamal akan melakukan tirakat ajian puter giling selama 7 hari sambil menjalankan puasa mutih.

Selama berpuasa, diharuskan menghindari makanan dan minuman yang mengandung garam dan nyawa. Setelah 6 hari, ada pemberlakuan puasa ngebleng selama 1 hari 1 malam penuh pada hari ke tujuh.

Selain pantangan berupa makanan dan minuman, pengamal juga tidak boleh keluar dari kamar.

Hal penting yang membolehkan keluar adalah hanya untuk buang air besar. Bahkan untuk wudhu sekalipun, harus meminta bantuan orang lain sehingga bisa tetap berdiam di kamar.

Ketika puasa pada hari ke delapan, lakukan selamatan menggunakan bubur merah sembari mengirim doa. Doa ditujukan kepada saudara tua atau yang biasa disebut sedulur papat limo pancer kawah adi ari-ari.

Tirakat harus dijalankan secara urut, jangan sampai terlewat atau terjeda satu hari agar tidak perlu mengulangi dari awal.

Bila tirakat dilakukan dengan niat yang benar dan demi kebaikan, memang membutuhkan waktu yang tidak instan. Tujuh bulan bisa jadi yang tercepat, namun belum benar-benar kuat untuk membuat target kesulitan melupakan.

Butuh waktu lebih untuk target mengendalikan rasa malu hingga tunduk dan datang secara langsung.

Bila pengamalan ini ditujukan bagi pasangan atau lawan jenis dan ilmu telah sempurna, maka si pengamal harus menikahinya. Karena resiko ilmu puter giling akan sulit disembuhkan bahkan dapat menyebabkan kegilaan.

Untuk memperkuat lelaku tirakat ini, sangat dibutuhkan bantuan dan bimbingan dari seorang guru spiritual. Sehingga usaha lahir dapat bekerja secara optimal setelah dilengkapi dengan sarana khusus tersebut.

Terlepas dari itu semua, ingatlah bahwa semua hal yang terjadi adalah atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

Cara mengamalkan pelet puter giling sebaiknya diimbangi dengan usaha lahir dan batin untuk membawa hasil terbaik. Memang tidak mudah mendapatkan kedahsyatan khasiatnya, diperlukan kekonsistenan dan komitmen yang kuat.

.

Konsultasi Serius tentang Masalah Anda dengan Pakarnya Ki Sabrang Alam, Silahkan hubungi kontak di bawah ini :

081 226 888 103 ( WA / Telpon / SMS )

Author: Ki Sabrang Alam

Ki Sabrang Alam lahir dengan nama Asli Feri Fadly dikenal sebagai seseorang yang mampu untuk keluar masuk ke alam ghaib dalam waktu seketika. Tanpa perlu ritual ataupun bertapa. Keahlian yang unik ini merupakan bakat bawaan sedari lahir yang di berikan oleh Tuhan kepadanya. Oleh karena itulah di lingkungan sekitarnya, Kang Feri sering diminta untuk memimpin ritual ruwatan, menangani rumah yang berhantu, mengobati orang kesambet ( ketempelan jin) dan juga mengatasi kesurupan. Profil selengkapnya bisa Anda baca di website official Ki Sabrang Alam. Klik di Sini - www.KiSabrangAlam.com